Agustus 24, 2020

aksaranet.com

aksaranet

BPNB Kepri: Pentas Seni Multikultural Diikuti 8 Seni Budaya Daerah Kepri

2 min read

TANJUNGPINANG – Berbagai Seni dan budaya merupakan ragam pesona Negara Kesatuan Republik Indonesia yang multi kultural.

AKSARANET.COM – Masih dalam suasana memperingati HUT RI ke-75 Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Kepri mengelar Pentas Seni Multikultural, di Aula BPNB Kepri Jalan Pramuka, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri.

“Acara digelar selama dua hari yakni pada Sabtu-Minggu, 22-23 Agustus 2020.”

Minggu 23 Agustus 2020, Kepala BPNB Kepri Toto Sucipto pada media ini mengatakan bahwa, “Kita merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 dalam suasana duka karena Covid-19, namun itu tidak menutup kemungkinan untuk kita berkarya dan merayakan kemerdekaan itu berbagai cara,” katanya.

“Justru dalam kegiatan seperti ini kita melihat kegotongroyongan antar seniman, budayawan dan seluruh lapisan masyarakat, oleh karena itu kami menggelar acara pentas seni multikultural dari paguyuban-paguyuban, komunitas budaya suku bangsa, sebanyak delapan seni budaya daerah di Provinsi Kepri,” terang Toto Sucipto.

Lanjutnya, kita ingin menampilkan keindahan walaupun beragam namun tetap bersatu dan sesuai dengan harapan bapak presiden yakni Indonesia maju.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini mayoritas dari kalangan kaula muda, hal ini menyiratkan bahwa, “Tidak benar kaula muda tidak seperti yang dituduhkan tidak peduli dengan kebudayaannya sendiri, sesuai dengan motto BPNB Kepri yakni Kenali Budayamu, Cintai Negerimu. Kita kenalkan kepada kaula muda budayanya sendiri karena kebudayaan masa mendatang yang menentukan corak dan nuansa budaya” tutup Toto Sucipto.

Pada kesempatan yang sama PTK kegiatan Zulkifli Harto menyampaikan bahwa, kegiatan ini dilaksanakan secara rutin oleh BPNB Kepri. Kegiatan kali ini, sesuai dengan situasi yang di hadapai oleh bangsa ini yaitu saat Pandemi Covid-19, dilaksanakan secara virtual sesuai standart protokol kesehatan.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tema “Menjalin Kebersamaan Dalam Keberagaman” agar Indonesia dapat bangkit kembali sebagaimana suasana sebelum Covid-19.

“Kita berharap, jangan sampai karena pandemi Covid-19, mematikan karya para seniman khususnya para pelaku seni tradisi, baik tradisi lokal maupun seni tradisi. Provinsi Kepri tidak hanya dihuni oleh etnis tempatan yaitu suku Melayu namun juga etnis lainnya. Semua suku hidup berdampingan dan saling menghargai. Sehingga dengan kebersamaan hidup yang menjunjung toleransi diharapkan dapat membangkitkan kreatiftivitas dan optimistis bagi seluruh masyarakat di Provinsi Kepri” tutup Zul.

Sumber/Foto: Redaksi

Loading

Sharing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *