Tingkatkan Akhlak Generasi Melalui Deklarasi Gerakan Siswa Mengaji
2 min read
TANJUNGPINANG- Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang melaksanakan kegiatan Deklarasi Gerakan Siswa Mengaji yang diprakarsai bersama Kepri Center. Di Aula SMP Negeri 4 Tanjungpinang, Kamis (20/8). Kegiatan ini disejalankan dengan peringatan Tahun Baru Islam 1442 Hijriyah.
AKSARANET.COM-Drs. H. Atmadinata, M.Pd, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang dalam laporannya mengatakan terdapat fenomena. Anak-anak usia sekolah masih berkumpul di luar rumah saat magrib. “Kita berharap setelah ibadah magrib, anak-anak ini berada di rumah dengan keluarga untuk mengaji dan belajar seperti tradisi kita dulu. Namun, kita masih menemukan kerumunan-kerumunan anak-anak usia sekolah, gejala seperti ini sangat berdampak negatif jika tidak segera kita atasi” jelasnya.
Salah satu dampak negatif lanjut Atma, adalah menurunnya adab akhlak anak-anak kita. Ini perlu menjadi perhatian, karena inti dari pendidikan adalah pendidikan budi pekerti dan pendidikan karakter akhlak mulia. “Untuk itu proses pendidikan di sekolah tidak hanya sekedar menekankan pada pencapaian aspek kognitif belaka tetapi pada aspek afektif dan psikomotorik harus ada keselarasan dan keseimbangan ,” lanjutnya.
Atas dasar itulah perlu digerakkan kembali Gerakan Siswa Mengaji ini terutama kegiatan mengaji selama 30 menit di awal pelajaran selain jadwal literasi dan lainnya. “Gerakan Siswa Mengaji ini terutama di lingkungan keluarga dan masyarakat di sekolah, kegiatan ini harus tetap terawat tetap terpelihara tetap berlangsung diterapkan di implementasikan selama 30 menit di awal membaca,” pungkas Atma
Maskur Tilawahyu, SH, MH selaku perwakilan dari Direktur Kepri Center memberikan apresiasi kepada Pemko Tanjungpinang . “Saya sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang, Alhamdulillah Walikota Tanjungpinang sangat merespon dan berpartisipasi. Akhirnya muncullah kegiatan ini,” jelas Maskur.
Hj. Rahma, S.IP, Plt. Walikota Tanjungpinang mengatakan kegiatan ini mengambil momentum tahun Baru Hijriah ini, ia mengajak untuk perkuat kembali pendidikan akhlak mulia.
“Maju dan mundurnya suatu bangsa tergantung pada pendidikannya, ungkapan ini tentu saja tidak salah, sebab dari pendidikan Iahirlah sosok-sosok yang kelak memimpin sebuah negeri, memimpin sebuah bangsa, oleh karena itu kita tidak mau sistem pendidikan kita rusak ” Jelasnya.
Sumber/Foto: Red
![]()
