GEMPAR Salah Satu Wadah Generasi Muda Sebagai Pemersatu Segala Potensi Untuk Membangun
2 min read
OPINI- Persatuan Keluarga Daerah Piaman (Pariaman) yang disingkat PKDP adalah suatu organisasi para perantau Minangkabau yang berasal dari wilayah administrasi Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, serta warga dari wilayah-wilayah sekitarnya yang punya kedekatan budaya, sejarah dan hubungan emosional/kekerabata Persatuan Keluarga Daerah Pariaman. Singkatnya PKDP dibentuk 29 April 1984 dengan jenis NGO dan Badan Hukumnya Komunitas, sedangkan tujuannya Kemandirian.
AKSARANET.COM- PKDP didirikan pada 29 April 1984 di Pariaman, Sumatra Barat, oleh para tokoh Piaman (Pariaman). Dewan Pimpinan Pusat PKDP berkedudukan di Jakarta sebagai Ibu kota Negara Republik Indonesia, sedangkan cabangnya terdapat di beberapa kota di seluruh Indonesia. Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) terdiri dari beberapa organisasi perantau yang berasal dari nagari (desa/kelurahan) sampai yang terkecil.
“PKDP kemudian membentuk sayap/satgas yakni GEMPAR menjadi Underbow atau sayap PKDP.”
Gempar menjadi wadah anak muda Pariaman belajar berorganisasi dan berintegrasi sesama anak muda, GEMPAR ini adalah organisasi kader perantau Pariaman yang menjadi penerima estafet PKDP kedepan kelak nantinya.
Adapun GEMPAR didirikan bertujuan, pertama, untuk merangkul dan mewadahi generasi muda Pariaman dalam wadah paguyuban dan oganisasi. Kedua, membuat program pemberdayaan untuk generasi muda Pariaman disegala bidang. GEMPAR sebagai wadah pemersatu segala potensi untuk membangun.”
Generasi Muda Pariaman (GEMPAR) harus bisa memainkan perannya dalam sebuah tujuan, membuat, mengolah dan meevaluasi setiap rancangan dan program yang bermanfaat terhadap diri dan lingkungannya. “Ide-ide cemerlang tentunya sangat mengukur tingkat keberhasilan sebagai barometernya.”
Sementara, ketua GEMPAR Kota Tanjungpinang Azli Rais Anduspil menanggapi GEMPAR mengatakan, bahwa bukan barang bermerek yang membuat seseorang menjadi terkenal, melainkan ada hal yang dianggap remeh sebagian orang diantaranya adalah, Karakter yang baik merupakan “merek”. Ujarnya pada media ini. Kamis 04 Pebruari 2021.
Lanjutnya, “orang yang hidupnya “cuek” mudah merasa bahagia, sedangkan orang yang hidupnya terlalu “waspada” mudah merasa khawatir.”
“Untuk menjadi orang yang berpengaruh, harus memiliki karakter yang kuat. Untuk nasehat hidup walaupun jalan panjang dan berliku, namun jika dijalani selangkah demi selangkah dengan pantang menyerah pasti akan tiba di garis akhir.” Ucap ketua GEMPAR Kota Tanjungpinang.
Kemudian, “Jadilah sabar dan tekun, coba hilangkan ketidaksabaran, dan yang terakhir yakni, “Kasih Sayang adalah Jalan, Teman adalah Pohon Hidup”, sehingga perlu memilih jalan yang benar dengan banyak pohon hidup, tutup Ketua GEMPAR Kota Tanjungpinang.
Sumber: Ketua GEMPAR Kota Tanjungpinang.
![]()
